Lewati ke konten

Pembukuan kontraktor, dari jurnal sampai laba rugi per proyek

Kas Proyek adalah aplikasi akuntansi untuk usaha jasa konstruksi. Jurnal, tagihan owner, dan termin subkon dicatat di satu tempat. Laba Rugi, Neraca, dan Arus Kas dihitung dari jurnal yang sama, jadi angkanya tidak perlu dicocokkan lagi.

Tahap awal. Tidak ada pendaftaran terbuka: akses melalui undangan admin.

Halaman Laba rugi proyek di Kas Proyek: tiga proyek dengan pendapatan, beban langsung, laba kotor, margin, dan laba bersih, ditambah baris biaya kantor dan total perusahaan.
Jumlah semua proyek sama dengan Laba Rugi perusahaan
Gambar
Laba rugi per proyek
Data
Data contoh, bukan perusahaan nyata
Tema
Terang

Excel bagus untuk mencatat. Untuk membukukan, ia mudah bergeser.

Banyak kontraktor menyimpan pembukuan di Excel, dan itu masuk akal: murah, dan semua orang bisa memakainya. Risikonya muncul saat laporan, proyek, dan tagihan hidup di sheet yang berbeda dan saling menyalin angka.

Laporan

Risiko di ExcelMenyalin atau merumuskan angka dari sheet lain. Satu rumus yang tertimpa menggeser angkanya tanpa tanda.

Di Kas ProyekDihitung dari baris jurnal. Neraca Saldo, Laba Rugi, Neraca, dan Arus Kas memakai sumber yang sama.

Koreksi

Risiko di ExcelSel diubah langsung, dan jejak angka lamanya bisa hilang.

Di Kas ProyekJurnal terposting terkunci. Koreksi dibuat sebagai jurnal balik, jadi riwayatnya utuh.

Proyek

Risiko di ExcelSatu sheet per proyek yang disalin dan disesuaikan manual tiap periode.

Di Kas ProyekProyek menjadi penanda di tiap baris jurnal. Laba rugi per proyek dijumlahkan dan sama dengan Laba Rugi perusahaan.

Tagihan

Risiko di ExcelTermin dan pembayaran dicatat terpisah dari buku besar, lalu dicocokkan belakangan.

Di Kas ProyekTagihan owner, termin subkon, dan tagihan vendor membuat jurnalnya sendiri. Sisa dan jatuh tempo dihitung dari pembayaran.

Halaman jurnal JU-2026-0029 berstatus Terposting, dengan pesan bahwa jurnal ini sudah dibalik oleh JU-2026-0030, dan baris jurnal debet biaya perjalanan dinas proyek serta kredit bank.
Gambar
Jurnal terposting yang sudah dibalik
Data
Data contoh, bukan perusahaan nyata

Dari catatan ke laporan, tanpa salin-tempel

  1. Catat atau impor

    Ketik jurnal, tagihan, dan pembayaran langsung, atau impor dari Excel satu menu demi satu menu.

  2. Periksa sebagai draf

    Draf masih bisa diubah atau dihapus. Jurnal baru bisa diposting bila total debet dan kredit sama.

  3. Posting, lalu terkunci

    Jurnal terposting tidak bisa diubah. Bila ada yang salah, buat jurnal balik lalu catat ulang yang benar; keduanya tetap terlihat.

  4. Baca laporan

    Laba Rugi, Neraca, Arus Kas, dan Neraca Saldo langsung mengikuti jurnal yang terposting.

Empat laporan, satu sumber

Laporan tidak disimpan sebagai salinan. Setiap kali dibuka, angkanya dihitung dari jurnal terposting, jadi tidak ada versi yang tertinggal. Tampilannya mengikuti tema terang atau gelap pilihan Anda.

Laba Rugi
Pendapatan, beban, dan laba bersih untuk rentang tanggal pilihan; bisa disaring per proyek.
Neraca
Posisi per tanggal pilihan, dengan penanda bila aktiva sama dengan kewajiban ditambah ekuitas.
Arus Kas
Metode langsung, dicocokkan dengan saldo kas dan bank.
Neraca Saldo
Termasuk jurnal penyesuaian (AJP), seperti Neraca Lajur di Excel.
Halaman Neraca per 31 Oktober 2026 dalam tema gelap: aktiva lancar di kiri, kewajiban dan ekuitas di kanan, dengan penanda bahwa neraca seimbang.
Gambar
Neraca, seimbang
Data
Data contoh, bukan perusahaan nyata
Tema
Gelap
Ilustrasi isometrik bangunan bertingkat yang terbagi menjadi tiga lapisan terpisah: rangka struktur, dinding, dan atap, dengan garis ukur kuning di antara lapisan.
Satu bangunan, banyak kelompok kerja: struktur, dinding, atap. Tiap kontrak subkon mencatat nilai, termin, dan retensinya sendiri.

Satu proyek, banyak kelompok kerja

Kode proyek ikut di setiap baris jurnal. Dari situ Kas Proyek menghitung laba rugi per proyek, dan jumlah semua proyek selalu sama dengan Laba Rugi perusahaan.

Laba rugi dan rekap per proyek
Pendapatan, beban langsung, laba kotor, margin, dan beban lain untuk tiap proyek, ditambah baris biaya yang belum ditandai proyek.
Kontrak subkon per kelompok kerja
Satu subkon bisa memegang beberapa kontrak, misalnya struktur dan upah. Tiap kontrak punya nilai, termin, dan persentase retensi.
Retensi dan pembayaran tanpa tagihan
Retensi ditahan dan dilepas lewat dokumen sendiri. Pembayaran yang belum punya tagihan masuk ke daftar tersendiri, tidak hilang.

Siapa berutang berapa, dan sejak kapan

Tagihan owner, termin dan retensi subkon, tagihan vendor, pembayaran, dan uang muka tercatat sebagai dokumen. Sisanya dihitung dari pembayaran yang dialokasikan, lalu dikelompokkan menurut jatuh tempo.

  • Jatuh tempo dan umur piutang

    Terlambat, jatuh tempo dalam 7 hari, dalam 30 hari, nanti, atau tanpa tanggal jatuh tempo.

  • Retensi dan uang muka

    Retensi ditahan owner, retensi ditahan dari subkon, dan uang muka dicatat terpisah dari tagihan biasa.

  • Angka dasbor sama dengan Neraca Saldo

    Dasbor menampilkan piutang dan hutang usaha dari jurnal terposting, dan tampil nyaman di layar ponsel.

Halaman Jatuh tempo, tab Hutang: lima kotak ringkasan (terlambat, 7 hari, 30 hari, nanti, tanpa jatuh tempo) dan daftar dokumen dengan tombol Catat pembayaran.
Dasbor di layar ponsel: kartu piutang usaha, hutang usaha, dan jatuh tempo terlambat tersusun satu kolom.
Gambar
Jatuh tempo hutang, dan dasbor di ponsel
Data
Data contoh, bukan perusahaan nyata
Tema
Terang atau gelap

Pindahkan dari Excel, satu menu sekali jalan

Berkas dibaca di peramban Anda; ke server hanya dikirim data yang sudah dirapikan. Sebelum disimpan, Anda melihat pratinjau dan penanda masalah. Mengimpor berkas yang sama dua kali tidak menggandakan data.

Menu yang bisa diimpor

  • Daftar akun dan saldo awal
  • Proyek
  • Pihak: vendor dan subkon
  • Jurnal umum dan penyesuaian
  • Termin owner
  • Kontrak dan termin subkon

Hanya owner dan admin perusahaan yang bisa mengimpor.

Pratinjau impor proyek dari Excel: empat proyek baru siap disimpan, dan tiga peringatan, yaitu kode proyek ganda, nama proyek kosong, dan kode proyek kosong.
Gambar
Pratinjau impor dengan tiga peringatan
Data
Berkas Excel contoh, bukan data nyata

Yang dijaga, dan yang belum ada

Daftar ini hanya memuat hal yang dikerjakan aplikasi dan database hari ini.

Data terpisah per perusahaan
Setiap baris data membawa penanda perusahaan, dan database menyaringnya dengan row level security. Pengguna satu perusahaan tidak bisa membaca data perusahaan lain.
Jurnal terposting terkunci
Dijaga di database, bukan hanya di tampilan. Koreksi lewat jurnal balik.
Debet sama dengan kredit
Diperiksa database setiap jurnal diposting.
Akses lewat undangan
Tidak ada pendaftaran publik. Admin mengundang email Google; akun yang belum diundang ditolak saat masuk.
Peran dan batas pengguna
Owner, admin, akuntan, dan hanya lihat. Hanya owner dan admin yang mengundang pengguna dan mengimpor data. Batas bawaan lima pengguna per perusahaan, termasuk undangan yang belum diterima.
Pemilik layanan di luar perusahaan
Admin Kas Proyek membuat perusahaan dan mengundang admin pertamanya, tetapi tidak menjadi anggota perusahaan itu di aplikasi.
Masuk dengan Google
Kas Proyek tidak menyimpan kata sandi. Masuk memakai akun Google yang emailnya sudah diundang.

Yang belum ada: audit keamanan independen dan sertifikasi apa pun. Kas Proyek masih di tahap awal, jadi jangan mengandalkan klaim selain daftar di atas.

Mulai dengan undangan

Kas Proyek dipakai terbatas. Admin Kas Proyek membuat perusahaan Anda dan mengundang email Google pertama; setelah itu admin perusahaan mengundang timnya sampai batas lima pengguna.